🇮🇩 Indonesia 🇬🇧 English

بَعْد

[bd-18] Akar: ب ع د
:
🇮🇩 Terjemahan: :
ظرف مبهم لا يفهم معناه إلاّ بالإضافة لما بعده، يدلّ على ما هو لاحق وتالٍ، ويكون منصوبًا، أو مجرورًا، ويُبنى على الضمّ إن قطع عن الإضافة
🇮🇩 Terjemahan: Zharaf mubham (keterangan yang samar) yang maknanya tidak dapat dipahami kecuali dengan di-idhafah-kan (disandarkan) pada kata setelahnya, menunjukkan apa yang datang kemudian atau berikutnya, ber-i'rab manshub atau majrur, dan mabni di atas dhammah jika terputus dari idhafah
: بعد الخصام والجدل - فيما بعدُ : في وقت لاحق، في المستقبل - هذا يومٌ له ما بعده : يومٌ ينذر بالعواقب - وبَعْدُ/ أما بَعْدُ : عبارة تدلُّ على الانتقال من موضوع لآخر وشاع استعمالها في الرسائل والخطب ومُقدِّمات الكتب.
🇮🇩 Terjemahan: : setelah pertikaian dan perdebatan - di kemudian hari: di waktu mendatang, di masa depan - ini adalah hari yang memiliki konsekuensi setelahnya: hari yang memperingatkan akan adanya dampak buruk - dan setelah itu / adapun setelah itu (amma ba'du): ungkapan yang menunjukkan perpindahan dari satu topik ke topik lain, dan umum digunakan dalam surat, khotbah, serta pengantar buku.
ظرف يدلُّ على الغاية؛ أي بلوغ الشيء أقصى درجة
🇮🇩 Terjemahan: Zharaf yang menunjukkan tujuan; yaitu pencapaian sesuatu pada tingkat maksimal
.
🇮🇩 Terjemahan: .
ظرف زمان يدلُّ على الحال مبنيّ على الضمّ
🇮🇩 Terjemahan: Zharaf zaman (keterangan waktu) yang menunjukkan keadaan sekarang, mabni di atas dhammah
.
🇮🇩 Terjemahan: .
ظرف بمعنى مع
🇮🇩 Terjemahan: Zharaf yang bermakna 'bersama' (ma'a)
.
🇮🇩 Terjemahan: .

Contoh / Kutipan:

" جاء أخي بعدَ صديقه - {ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً} - {لِلَّهِ الأَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْ بَعْدُ} "