🇮🇩 Indonesia 🇬🇧 English

بَحيرَة

[bhyrh] Akar: ب ح ر
: ج بَحائِرُ : ناقة أو شاة مشقوقة الأذن، وكان العرب في الجاهلية، إذا ولدت ناقةٌ أو شاةٌ خمسةَ أبْطن - وقيل عشرة - وكان آخِرها ذكرًا شقّوا أذنَها وأعْفوها من أن تُحلَب أو تُركب، ولم يمنعوها ماءً ولا مرعًى، وقد أبطلها الإسلام
🇮🇩 Terjemahan: : Jamak: bahair : unta betina atau domba yang dibelah telinganya, di mana orang Arab pada masa Jahiliyah, jika unta atau domba melahirkan lima kali - ada yang mengatakan sepuluh kali - dan yang terakhir adalah jantan, mereka membelah telinganya dan membebaskannya dari diperah atau ditunggangi, serta tidak melarangnya dari air maupun tempat penggembalaan, dan Islam telah membatalkan tradisi ini
.
🇮🇩 Terjemahan: .

Contoh / Kutipan:

" {مَا جَعَلَ اللهُ مِنْ بَحِيرَةٍ وَلَا سَائِبَةٍ وَلَا وَصِيلَةٍ وَلَا حَامٍ} "